Langkah strategis yang dilakukan untuk mempercepat pembangunan perdesaan antara lain melalui pengembangan agroindustri perdesaan untuk menciptakan kesempatan kerja di luar pertanian, peningkatan nilai tambah produk melalui penanganan pasca panen, penguatan kelembangaan petani untuk meningkatkan posisi tawar dan mengurangi biaya transaksi, peningkatan akses meliputi: pengembangan kredit mikro bagi petani, dan akses sumber daya produktif, peningkatan kelembagaan pemasaran output, perluasan kesempatan terutama meliputi perbaikan sistem penyuluhan, pembangunan sistem informasi petani, peningkatan SDM, dan penciptaan kerja alternatif usaha (nafkah ganda), dan pengembangan prasarana dan sarana dasar seperti listrik, air bersih dan komonikasi.
Akses terhadap informasi Informasi merupakan sesuatau yang strategis dan berharga bagi pelaku usaha. Kecepatan mendapatkan informasi adalah pintu masuk menangkap peluang.
Oleh karena itu, diperlukan program untuk peningkatan kapasitas dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi. Sebagai pintu masuk untuk membuka akses atas keterbatasan informasi pelaku usaha kecil dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi. Program ini merupakan kerjasama antara PUPUK dengan FORMASI dan Microsoft Indonesia
Harapannya akan tercipta, peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha. Sebagai modal untuk peningkatan daya saing yang berimplikasi pada peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha di pedesaan. Wilayah Pelaksanaan Program di Kab Malang dan Kota Batu (Malang Raya).
Mengembangkan kapasitas Kelompok Tani di Malang dalam pemanfaatan Teknologi Informasi untuk usahanya. Membuka Akses bagi Petani dalam memanfaatkan Teknologi Informasi. Sasaran kelompok adalah Petani yang sudah berkelompok dan level dan status usaha adalah Mikro, Kecil serta informal dan Formal. Untuk jangkauan nya yaitu gapoktan Mekar Sari (Kelompok Tani Mawar Maju, Kelompok Tani Maju I, Kelompok Tani Maju II dan Kelompok Tani Sumber Makmur) dan Gapoktan Sumber Sari Makmur (Kelompok Tani Singhasari Makmur, Kelompok Tani Sumber Sari Makmur). Total anggota dampingan 250 org.
Metode kegiatan yang dilakukan berdasarkan desain program adalah Assessment–Sosialisasi–Training-Pendampingan dan jenis layanannya Training, Pengorganisasian, Pengadaan, Fasilitasi. Sedangkan berdasarkan tahapan program (1) Assessment Kebutuhan Pengembangan Kapasitas pelaku usaha kecil sektor pertanian dalam pemanfaatn Teknologi Informasi, (2) Sosialisasi Manfaat penggunaan Teknologi Informasi bagi Petani di Malang, (3) Worshop Pengelolaan teknologi Informasi bagi Petani, (4) Pembentukan Kelompok Pengelola Community Technology Center (CTC) berbasis Teknologi Informasi di Malang, (5) Pengadaan fasilitas Community Technology Center (CTC), (6) Pelatihan Peningkatan kapasitas Teknologi Informasi bagi kelompok tani di Malang, (7) Pendampingan pengelolaan Community Training Center (CTC).
Subscribe to:
Comments (Atom)